Selasa, 25 Februari 2014

Apakah Aku Berada Di Mars? Atau Justru Aku Makhluk Mars?

Beberapa jam tadi, saya dikirimin gambar oleh teman saya lewat salah satu aplikasi chat. Saya pikir itu adalah gambar balasan dari foto Polwan telanjang yang saya kirim sebelumnya tadi malam. Ternyata tidak. Kecewa? Bisa jadi. Tapi gambar yang dikirim oleh teman saya jauh lebih menarik dari kasus foto bugil oknum aparat-yang-mungkin-tidak-pernah-mendengar-lagu-Kenakalan Remaja Di Era Informatika oleh Efek Rumah Kaca. ternyata teman saya mengirimkan foto surat cinta akan zine bikinannya. Mungkin intinya sih si pengirim pesan cinta tersebut merasa risih atau terganggu.

Saya senang teman saya membuat fanzine di lingkungan kerja nya yang membahas tentang kesehatan. Hanya, mengedarkan zine di suatu lingkungan kerja pasti ada pro kontra nya. Berbeda dari zine kebanyakan yang di edarkan ke suatu komunitas, sudah jelas siapa yang membacanya. Jika di lingkungan kerja seperti ini, pasti akan menimbulkan lebih banyak reaksi. Karena pada lingkungan kerja, masih banyak senior kita yang berpikiran era orde baru dan jelas konservatif, yang menganggap hal-hal baru di luar nalarnya itu salah.

Sebenarnya saya tidak menyalahkan orang-orang tersebut, cuma menyayangkan kalau generasi muda pun ikut terbentuk dalam pola pikir seperti itu. Dari saat sekolah kita di bentuk untuk jadi seorang pekerja, maka jangan salahkan jika kita mempunyai pola pikir seperti: belajar, lalu bekerja, lalu menikah, lalu punya anak dan akhirnya mempunyai pola hidup bangun pagi, berangkat kantor, pulang sore, tidur kembali (sisipkan "berkembang biak" di sela kata pulang sore dan tidur kembali per tiga minggu sekali agar tak terlalu monoton. Maka, sekali lagi, sangat disayangkan jika yang memberi surat cinta kepada zine itu justru dari orang yang jauh lebih muda dari sisa-sisa orde baru tersebut.

Memang segala sesuatu itu pasti ada resikonya. semoga saja zine tersebut tidak mengganggu jam dan kinerja pekerjaan yang mungkin membuat beberapa pihak geram. Semoga juga orang yang berfikiran konservatif sedikit lebih terbuka dan menganggap zine ini adalah suatu sarana baru yang harus di amati khususnya untuk bagian Promkes. Kita pasti akan menjadi tua, tapi setidaknya jangan menjadi tipikal orang tua yang membosankan. 

-Oleh Rezky Aditya-

0 komentar:

Posting Komentar