Sabtu, 07 September 2013

Sperma Mengungkap Segalanya!!!

Warning: ini bukan cerita porno.
Ada sepasang pengantin baru, sebut saja sang suami Robert sedangkan sang istri Bunga. Mereka baru menikah beberapa bulan yang lalu, jadi masih dibilang pengantin baru yang menurut banyak orang masih “anget-angetnya”. Penulis gak begitu ngerti istilah “anget-angetnya” disini, maklum penulis masih jomblo. #kemudiannagisdipojokan.
Mereka berdua tinggal di kawasan padat penduduk Jakarta. Di rumahnya, mereka tidak tinggal berdua. Mereka tinggal bersama ayah Robert yang lumpuh akibat kecelakaan beberapa tahun yang lalu dimana kecelakaan tersebut juga merenggut nyawa istrinya. Otomatis kebutuhan ayah Robert harus dipenuhi oleh anak dan menantunya.
Tidak jauh dari rumah Robert,terdapat keluarga Pak Masrul yang memiliki anak bernama Gatot. Gatot inilah yang sering ngerawat ayah Robert bila Robert dengan istrinya sedang ada keperluan dan harus meninggalkan ayahnya sendiri di rumah. Gatot berparas tampan mirip salah satu personil One Direction namun dia memiliki kekurangan yaitu dia tuli dari lahir, oleh karena itu dia juga bisu. Dia sangat senang bila harus merawat ayah Robert karena dengan itu dia bisa mencuri perhatian Bunga. Ternyata Gatot menaruh hati atau mungkin nafsu birahi terhadap Bunga. Bukan hal yang aneh kalau Bunga banyak yang suka karena dia cantik, sexy, paha mulus, kulit putih dan licin, pantat aduhai, dada menantang berukuran...... (woy woy focus woy ini bukan CERPON). Maaf karena jomblo penulis jadi terlalu terbawa suasana.
Tidak hanya Gatot yang menaruh hati terhadap Bunga, ada juga James Cameroon, seorang pengacara alias pengangguran banyak acara. Salah satu kesibukannya adalah jadi tukang parkir atau malakin para supir angkot. Dia juga tetangga dari Robert, bahkan dia pernah ketahuan oleh Bunga pada saat mencuri celana dalam Bunga. Yang paling hebatnya lagi dia tahu jam kerja Robert, oleh karena itu dia tahu kapan Bunga sedang sendiri di rumah. Untung masih ada ayah Robert jadi dia gak berani menyatroni Bunga.
Singkat cerita saat itu jam 8 pagi dan seperti biasanya Robert harus berangkat kerja, padahal Robert masih kepengen bareng Bunga, maklum semalem habis "itu". Penulis disini cuman nulis “itu” tapi (pura-pura) gak ngerti apa artinya. Robert sih berharap bisa pulang cepet biar bisa “itu” lagi sama Bunga.
Ternyata doa Robert terkabul, jam 12 siang Robert sudah bisa pulang kerja jadi bisa “itu” lagi (cihuuy). Tapi sesampainya di rumah Robert dikagetkan dengan penemuan celana dalam Bunga yang berceceran lendir, yang dari komposisi dan baunya dia mengenali kalau itu adalah SPERMA!! Sontak Robert kalap dan menuduh Bunga berselingkuh. Awalnya Bunga tidak mengaku. Bunga beragumen kalau itu sperma Robert sendiri karena jam 4 pagi mereka baru melakukan “itu”. (kok sepertinya penulis sering banget nulis “itu”).
Robert masih dalam pendiriannya kalau Bunga berselingkuh, alasannya yaitu mana mungkin mereka melakukan “itu” jam 4 pagi tapi sperma Robert belum kering? Akhirnya dengan berurai air mata dan terpojok Bunga bercerita kalau dia habis diperkosa, dia berbohong agar tidak ditinggal oleh Robert. Robert marah besar dan kalut, udah kayak Hulk dimix sama Arya Wiguna deh.
Dari Bunga pula terucap kalau yang memperkosa dia adalah Gatot. Bocah mirip personil  One Direction yang tuli dan bisu. Perkataan Bunga diperkuat oleh ayah Robert bahwa tadi Gatot datang ke rumah membawa makanan dari ibunya, setelah itu ayah Robert tidak tahu kisah selanjutnya karena tertidur. (masa iya sih kalo dia ga denger kalau menantunya sedang diperkosa?)
Tidak perlu waktu lama rumah Robert sudah kayak pengadilan dimana disana sudah berkumpul warga yang ingin tahu jalannya interogasi. Dimana Gatot tertuduh sebagai tersangka, hakimnya adalah pak RT dan beberapa saksi. Tapi Gatot bersikukuh dengan bahasa isyarat yang diartikan oleh ibunya yang sedang menangis kalau dia tidak memperkosa Bunga, namun dari beberapa pernyataan saksi semua tuduhan mengarah kepada Gatot. Salah satu saksi adalah James Cameron si preman di RT tersebut, dia mengatakan kalau jam 9 pagi tadi dia melihat Gatot dateng kerumah bunga dengan membawa rantang. Karena menurut dia Gatot lama banget dirumah Bunga, dia mencoba mendatengi rumah Bunga sekitar pukul 10 karena penasaran gitu dan alangkah terkejutnya James Cameron ketika hendakmengetuk pintu, Gatot membuka pintu terlebih dulu dari dalam dengan memakai celana yang belum ditutup resletingnya. Setelah itu Gatot melengos pergi sambil berlari. Menurut pengakuan dari James Cameron dia langsung pergi dan tidak jadi masuk kerumah Bunga. Bukti semakin terbuka dan menyudutkan Gatot sebagai pelakunya. Apa benar Gatot pelakunya? Atau mungkin James Cameroon sendiri, tapi karena Bunga takut terhadapnya jadi Bunga tidak mengakuinya? Atau mungkin ayah Robert yang lumpuh? Atau mungkin itu sperma Robert sendiri? Jreng...jreng....
Apa yang dialami kasus diatas bisa terpapar dengan jelas bila dilakukan otopsi.
Langkah pertama seharusnya memastikan terlebih dahulu kalau bercak lendir di celana dalam Bunga adalah sperma. Pertama dari segi visual bercak air mani akan tampak sebagai bercak yang berwarna abu-abu atau agak kekuningan, sedang pada bahan yang berwarna gelap akan berwarna putih mengkilat. Dari segi bau, bercak mani basah memiliki bau yang khas.
Kedua bila diraba air mani yang sudah mengering seperti meraba bercak kanji. Ketiga penyinaran ultraviolet, jika disinari dengan sinar ultraviolet akan memberikan fluoresensi putih.
Keempat pewarnaan baechi, kita dapat menemukan adanya spermatozoa dalam bercak pakaian secara mikroskopis. Kelima untuk pelaku yang disinyalir oligospermia/sperma sedikit, aspermia/sperma tidak ada atau mungkin vasektomi bisa dilakukan pemeriksaan enzim asam fosfatase, dilihat dari kasus Bunga sepertinya pelaku tidak mengidap kelainan diatas.
Langkah berikutnya adalah pemeriksaan cairan vaginal, otomatis kita harus mengambil sample cairan vagina Bunga. Teknik pengambilan sperma dalam lendir vagina yaitu dengan cara mengambil lendir vagina dalam memakai pipet pasteur atau ose batang glas atau swab. Bahan diambil dari forniks posterior, bila mungkin dengan spekulum. Pada anak atau pada wanita dengan selaput dara utuh, sebaiknya dibatasi sampai vestibulum saja. Dengan pemeriksaan ini bisa diketahui ada atau tidaknya cairan sperma di vagina Bunga. Perlu diingat spermatozoa masih bisa ditemukan di lubang vagina sampai hari ke 6 setelah persetubuhan. Dan juga spermatozoa masih bisa melakukan pergerakan paling lama adalah 2-3 jam setelah persetubuhan, haid bisa memperpanjang pergerakan waktu sampai 3-4 jam.
Dengan pemeriksaan mikroskopis bisa terlihat pergerakan spermatozoa, simple pemeriksaannya kok, ambil sedikit cairan vagina Bunga dengan pipet lalu letakkan satu tetes pada kaca objek lalu tutup, periksakan dibawah mikroskop dengan pembesaran 500 kali dan hasilnya bisa diliat. Otomatis kalau ditemukan sperma di lubang vagina Bunga dan masih ada pergerakan spermatozoanya mungkin itu bukan sperma Robert. Jreng....... jreng.......
Pemeriksaan selanjutnya untuk mengetahui siapakah pemilik sperma itu adalah pemeriksaan golongan darah dari air mani tersebut, sebagaimana diketahui bahwa pada orang-orang sekretor sekitar 80% populasi, golongan darah dapat diketahui dari sperma.



Oleh : Arief Rahma Hidayat, AMK

2 komentar: