Warning: ini
bukan cerita porno.
Ada sepasang pengantin baru, sebut saja sang
suami Robert sedangkan sang istri Bunga. Mereka baru menikah beberapa bulan
yang lalu, jadi masih dibilang pengantin baru yang menurut banyak orang masih
“anget-angetnya”. Penulis gak begitu ngerti istilah “anget-angetnya” disini,
maklum penulis masih jomblo. #kemudiannagisdipojokan.
Mereka berdua tinggal di kawasan padat
penduduk Jakarta. Di rumahnya, mereka tidak tinggal berdua. Mereka tinggal
bersama ayah Robert yang lumpuh akibat kecelakaan beberapa tahun yang lalu
dimana kecelakaan tersebut juga merenggut nyawa istrinya. Otomatis kebutuhan
ayah Robert harus dipenuhi oleh anak dan menantunya.
Tidak jauh dari rumah Robert,terdapat
keluarga Pak Masrul yang memiliki anak bernama Gatot. Gatot inilah yang sering
ngerawat ayah Robert bila Robert dengan istrinya sedang ada keperluan dan harus
meninggalkan ayahnya sendiri di rumah. Gatot berparas tampan mirip salah satu
personil One Direction namun dia memiliki kekurangan yaitu dia tuli dari lahir,
oleh karena itu dia juga bisu. Dia sangat senang bila harus merawat ayah Robert
karena dengan itu dia bisa mencuri perhatian Bunga. Ternyata Gatot menaruh hati
atau mungkin nafsu birahi terhadap Bunga. Bukan hal yang aneh kalau Bunga
banyak yang suka karena dia cantik, sexy, paha mulus, kulit putih dan licin,
pantat aduhai, dada menantang berukuran...... (woy woy focus woy ini bukan
CERPON). Maaf karena jomblo penulis jadi terlalu terbawa suasana.
Tidak hanya Gatot yang menaruh hati terhadap
Bunga, ada juga James Cameroon, seorang pengacara alias pengangguran banyak
acara. Salah satu kesibukannya adalah jadi tukang parkir atau malakin para
supir angkot. Dia juga tetangga dari Robert, bahkan dia pernah ketahuan oleh
Bunga pada saat mencuri celana dalam Bunga. Yang paling hebatnya lagi dia tahu
jam kerja Robert, oleh karena itu dia tahu kapan Bunga sedang sendiri di rumah.
Untung masih ada ayah Robert jadi dia gak berani menyatroni Bunga.
Singkat cerita saat itu jam 8 pagi dan
seperti biasanya Robert harus berangkat kerja, padahal Robert masih kepengen
bareng Bunga, maklum semalem habis "itu". Penulis disini cuman nulis “itu”
tapi (pura-pura) gak ngerti apa artinya. Robert sih berharap bisa pulang cepet
biar bisa “itu” lagi sama Bunga.
Ternyata doa Robert terkabul, jam 12 siang Robert
sudah bisa pulang kerja jadi bisa “itu” lagi (cihuuy). Tapi sesampainya di
rumah Robert dikagetkan dengan penemuan celana dalam Bunga yang berceceran
lendir, yang dari komposisi dan baunya dia mengenali kalau itu adalah SPERMA!!
Sontak Robert kalap dan menuduh Bunga berselingkuh. Awalnya Bunga tidak
mengaku. Bunga beragumen kalau itu sperma Robert sendiri karena jam 4 pagi
mereka baru melakukan “itu”. (kok sepertinya penulis sering banget nulis
“itu”).
Robert masih dalam pendiriannya kalau Bunga
berselingkuh, alasannya yaitu mana mungkin mereka melakukan “itu” jam 4 pagi
tapi sperma Robert belum kering? Akhirnya dengan berurai air mata dan terpojok
Bunga bercerita kalau dia habis diperkosa, dia berbohong agar tidak ditinggal
oleh Robert. Robert marah besar dan kalut, udah kayak Hulk dimix sama Arya
Wiguna deh.
Dari Bunga pula terucap kalau yang memperkosa
dia adalah Gatot. Bocah mirip personil
One Direction yang tuli dan bisu. Perkataan Bunga diperkuat oleh ayah
Robert bahwa tadi Gatot datang ke rumah membawa makanan dari ibunya, setelah
itu ayah Robert tidak tahu kisah selanjutnya karena tertidur. (masa iya sih
kalo dia ga denger kalau menantunya sedang diperkosa?)
Tidak perlu waktu lama rumah Robert sudah
kayak pengadilan dimana disana sudah berkumpul warga yang ingin tahu jalannya
interogasi. Dimana Gatot tertuduh sebagai tersangka, hakimnya adalah pak RT dan
beberapa saksi. Tapi Gatot bersikukuh dengan bahasa isyarat yang diartikan oleh
ibunya yang sedang menangis kalau dia tidak memperkosa Bunga, namun dari
beberapa pernyataan saksi semua tuduhan mengarah kepada Gatot. Salah satu saksi
adalah James Cameron si preman di RT tersebut, dia mengatakan kalau jam 9 pagi
tadi dia melihat Gatot dateng kerumah bunga dengan membawa rantang. Karena
menurut dia Gatot lama banget dirumah Bunga, dia mencoba mendatengi rumah Bunga
sekitar pukul 10 karena penasaran gitu dan alangkah terkejutnya James Cameron
ketika hendakmengetuk pintu, Gatot membuka pintu terlebih dulu dari dalam
dengan memakai celana yang belum ditutup resletingnya. Setelah itu Gatot
melengos pergi sambil berlari. Menurut pengakuan dari James Cameron dia
langsung pergi dan tidak jadi masuk kerumah Bunga. Bukti semakin terbuka dan
menyudutkan Gatot sebagai pelakunya. Apa benar Gatot pelakunya? Atau mungkin
James Cameroon sendiri, tapi karena Bunga takut terhadapnya jadi Bunga tidak
mengakuinya? Atau mungkin ayah Robert yang lumpuh? Atau mungkin itu sperma Robert
sendiri? Jreng...jreng....
Apa yang dialami kasus diatas bisa terpapar
dengan jelas bila dilakukan otopsi.
Langkah pertama seharusnya memastikan terlebih dahulu kalau bercak lendir di celana dalam Bunga adalah sperma. Pertama dari segi visual bercak air mani akan tampak sebagai bercak yang berwarna abu-abu atau agak kekuningan, sedang pada bahan yang berwarna gelap akan berwarna putih mengkilat. Dari segi bau, bercak mani basah memiliki bau yang khas.
Kedua bila diraba air mani yang sudah mengering seperti meraba bercak kanji. Ketiga penyinaran ultraviolet, jika disinari dengan sinar ultraviolet akan memberikan fluoresensi putih.
Keempat pewarnaan baechi, kita dapat menemukan adanya spermatozoa dalam bercak pakaian secara mikroskopis. Kelima untuk pelaku yang disinyalir oligospermia/sperma sedikit, aspermia/sperma tidak ada atau mungkin vasektomi bisa dilakukan pemeriksaan enzim asam fosfatase, dilihat dari kasus Bunga sepertinya pelaku tidak mengidap kelainan diatas.
Langkah pertama seharusnya memastikan terlebih dahulu kalau bercak lendir di celana dalam Bunga adalah sperma. Pertama dari segi visual bercak air mani akan tampak sebagai bercak yang berwarna abu-abu atau agak kekuningan, sedang pada bahan yang berwarna gelap akan berwarna putih mengkilat. Dari segi bau, bercak mani basah memiliki bau yang khas.
Kedua bila diraba air mani yang sudah mengering seperti meraba bercak kanji. Ketiga penyinaran ultraviolet, jika disinari dengan sinar ultraviolet akan memberikan fluoresensi putih.
Keempat pewarnaan baechi, kita dapat menemukan adanya spermatozoa dalam bercak pakaian secara mikroskopis. Kelima untuk pelaku yang disinyalir oligospermia/sperma sedikit, aspermia/sperma tidak ada atau mungkin vasektomi bisa dilakukan pemeriksaan enzim asam fosfatase, dilihat dari kasus Bunga sepertinya pelaku tidak mengidap kelainan diatas.
Langkah berikutnya adalah pemeriksaan cairan
vaginal, otomatis kita harus mengambil sample cairan vagina Bunga. Teknik
pengambilan sperma dalam lendir vagina yaitu dengan cara mengambil lendir
vagina dalam memakai pipet pasteur atau ose batang glas atau swab. Bahan
diambil dari forniks posterior, bila mungkin dengan spekulum. Pada anak atau
pada wanita dengan selaput dara utuh, sebaiknya dibatasi sampai vestibulum
saja. Dengan pemeriksaan ini bisa diketahui ada atau tidaknya cairan sperma di vagina
Bunga. Perlu diingat spermatozoa masih bisa ditemukan di lubang vagina sampai
hari ke 6 setelah persetubuhan. Dan juga spermatozoa masih bisa melakukan
pergerakan paling lama adalah 2-3 jam setelah persetubuhan, haid bisa
memperpanjang pergerakan waktu sampai 3-4 jam.
Dengan pemeriksaan mikroskopis bisa terlihat
pergerakan spermatozoa, simple pemeriksaannya kok, ambil sedikit cairan vagina
Bunga dengan pipet lalu letakkan satu tetes pada kaca objek lalu tutup,
periksakan dibawah mikroskop dengan pembesaran 500 kali dan hasilnya bisa
diliat. Otomatis kalau ditemukan sperma di lubang vagina Bunga dan masih ada
pergerakan spermatozoanya mungkin itu bukan sperma Robert. Jreng.......
jreng.......
Pemeriksaan selanjutnya untuk mengetahui
siapakah pemilik sperma itu adalah pemeriksaan golongan darah dari air mani
tersebut, sebagaimana diketahui bahwa pada orang-orang sekretor sekitar 80%
populasi, golongan darah dapat diketahui dari sperma.
Oleh : Arief Rahma Hidayat, AMK






Wooow genduuud i love you
BalasHapusmwaaach
:*
Laaah jadi endinge pie iki caah..
BalasHapus